Tertarik Memasuki Sektor Financial Technology? Gunakan Jasa Pendirian PT Bekasi Agar Lebih Mudah Prosesnya

Sejak teknologi semakin berkembang, era digital mulai merambah ke semua sektor sehingga saat ini sudah banyak usaha pada sektor kreatif yang membuat badan usaha berupa PT dengan menggunakan bantuan jasa pendirian PT Bekasi. Salah satunya adalah layanan keuangan juga sudah mulai mengembangkan platform digital untuk meminjam uang, investasi di reksadana ataupun bursa saham ataupun membeli asuransi tanpa perlu ke Bank, cukup dilakukan secara digital. Sektor bisnis yang seperti ini disebut sebagai financial technology atau yang sering disebut juga sebagai fintech. Saat ini untuk melakukan hal-hal di atas, anda tidak perlu melakukan proses yang panjang dan lama seperti yang biasa dilakukan beberapa tahun lalu. Adanya sektor bisnis seperti ini sangat membantu bagi orang-orang yang sangat sibuk sehingga tidak sempat untuk mengurus hal-hal tersebut.


                Hal yang ditawarkan oleh fintech adalah kemudahan akses dan juga kenyamanan. Karena hal tersebut, pihak perbankan memiliki 2 pilihan untuk menyikapi perusahaan-perusahaan fintech. Apakah pihak perbankan akan menolak untuk beradaptasi dengan teknologi yang terus berkembang atau melakukan kolaborasi. Beberapa tahun belakangan ini, ketika pemerintah paham betapa pentingnya aturan untuk mengatur perusahaan fintech, pemerintah mengeluarkan peraturan yang harus ditaati oleh semua perusahaan pada sektor fintech. Adanya peraturan tersebut tentu akan membuat orang-orang yang tertarik untuk mendirikan perusahaan pada sektor tersebut berpikir dua kali jika tidak menggunakan jasa pendirian PT.

                Berikut adalah salah satu hal yang harus diperhatikan ketika anda tertarik untuk mendirikan PT berbasis fintech. Jika anda ingin bermain di sektor fintech, maka anda harus menggunakan badan usaha PT atau koperasi yang mengacu kepada peraturan POJK no. 77 pasal 2 ayat 2 dimana badan hukum yang menyelenggarakan layanan pinjam meminjang uang berbasis teknologi harus menggunakan bentuk PT atau koperasi. Karena dengan menggunakan PT atau koperasi, ada pemisah antara harta pribadi dengan harta perusahaan yang akan menjaga harta pribadi pemilik dari kebangkrutan perusahaan. Untuk prosedur pendiriannya sedikit berbeda dengan PT biasa, anda bisa berkonsultasi dengan jasa pendirian untuk lebih jelasnya.